Kepala
MTs Ma’arif NU Srumbung, Mabar, S.Ag menjelaskan,
acara tersebut disambut karena bertepatan dengan 10 Syuro yang merupakan hari istimewa dalam Islam dan hari lebaran bagi anak yatim.
acara tersebut disambut karena bertepatan dengan 10 Syuro yang merupakan hari istimewa dalam Islam dan hari lebaran bagi anak yatim.
“Setiap
tahunnya MTs Ma’arif NU Srumbung pasti menyambut 10 Syuro dengan mengadakan doa
bersama, Ziarah Ke makam dan santunan kepada murid didiknya yang tidak mempunyai
keluarga yang lengkap,” ujarnya.
Pihaknya
menegaskan, untuk jumlah anak yatim di sekolahnya terdapat 8 siswa
dan semuanya menerima santunan namun 3 siswa diantaranya kebetulan pada hari tersebut tidak beragkat sekolah karena sakit sehingga santunan diberikan pada hari berikutnya. Dia manambahkan, bahwa manfaat dengan
menyelenggarakan 10 Syuro ini adalah supaya siswanya bisa mengerti bahwa Allah
Maha penolong. Selain itu diharapkan bisa menanamkan rasa kasih sayang antar
teman yang kebetulan tidak memiliki keluarga yang lengkap.
Pihaknya
menambahkan, bahwa umat Islam disunnahkan puasa pada 10 Muharram, namun karena
agama yahudi juga mewajibkan puasa 1 tahun hanya 1 kali di 10 Muharram, maka
agar tidak sama dengan ajaran yahudi, umat Islam disunnahkan melakukan puasa
pada tanggal 9 dan 10 atau 10 dan 11 pada Muharram. (Zn)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar